4 Jenis Teh

jenis-teh

Teh adalah salah satu minuman makanan paling populer di dunia, namun masih sedikit orang yang menyadari bahwa ada empat rasa dan jenis teh yang berbeda yang dapat ditemukan di setiap supermarket. Artikel ini dipersembahkan oleh kebayadiva.com, tempatnya anda untuk mencari macam-macam model kebaya modern brokat tren terbaru 2018 saat ini.

Setiap teh terbuat dari bahan yang berbeda dan setiap teh memiliki kelebihan dan kekurangannya. Saya akan menjelaskan.

Yang harus selalu Anda ingat adalah bahwa hanya ada empat jenis teh.
1) Teh hitam
2) Teh hijau
3) Teh putih
4) Teh Oolong

Semua ini terbuat dari daun Camellia sinensis, juga dikenal sebagai tanaman teh. Infus herbal lainnya seperti teh chamomile, teh jahe atau teh merah yang terbuat dari daun rooibos didiskualifikasi sebagai jenis teh karena tanaman teh tidak terlibat dalam pembuatannya. Perbedaan antara keempat variasi teh terletak pada proses pembuatannya. Selain itu, setiap jenis teh memiliki rasa lain dan berbagai manfaat bagi kesehatan. berikut penjelasannya :

1) Teh Hitam
Minuman panas Sienna yang dibakar rasa kuat adalah jenis teh paling populer di Barat. Entah disajikan dengan perasan lemon atau tambahan susu dan satu kubus gula, secangkir teh hitam merupakan bagian dari upacara minum teh setiap hari yang berlangsung di seluruh dunia. Teh hitam terbuat dari daun Camellia sinensis yang teroksidasi. Bila disajikan polos, tidak mengandung kalori, karbohidrat, atau lemak. Secangkir teh hitam mengandung lebih banyak kafein daripada jenis teh lainnya tapi kurang dari secangkir kopi.

2) Teh Hijau
Teh yang teroksidasi ringan telah populer di China, Jepang dan Korea selama berabad-abad. Baru-baru ini, rumor tentang manfaat kesehatannya meningkatkan popularitasnya di Barat juga. Telah terbukti bahwa minum teh hijau dapat menurunkan kolesterol, mencegah kanker, meningkatkan tingkat metabolisme dan membantu dalam berbagai kondisi dan penyakit lainnya.

Teh hijau dioksidasi ringan, kering, tapi tidak difermentasi. Biasanya disajikan polos, tanpa gula atau susu. Karena beberapa varian teh hijau terasa sedikit pahit, maka harus diseduh pada suhu lebih rendah dari pada titik didih.

3) Teh Putih
Teh putih jarang dan lebih mahal daripada jenis teh lainnya yang disebutkan di atas. Berasal di provinsi Fujian cina, teh putihnya terbuat dari daun Camellia sinensis muda, yang melalui proses penguapan atau penggorengan yang panjang, tidak aktif dalam fermentasi dan pengeringan.

Karena daunnya dipanen sementara kuncupnya masih tertutup oleh rambut putih, itu disebut teh putih. Teh putih memiliki rasa manis yang paling lembut dibanding jenis teh lainnya. Selain itu, mengandung jumlah kafein terkecil dan jumlah antioksidan terbesar yang membantu mencegah kanker.

4) Teh Oolong
Teh tradisional China adalah teman umum makanan Cina seperti dim sum dan chop suey di restoran Amerika China. Teh oolong, naga hitam dalam bahasa Cina, mendapat namanya setelah daunnya yang panjang dan gelap yang terlihat seperti naga hitam liar saat diseduh. Rasa unik teh oolong dicapai dengan proses yang panjang yang meliputi pengeringan matahari daun Camellia sinensis, oksidasi cahaya, pendinginan dan proses pengeringan. Hasilnya adalah rasa lebih ringan dari teh hitam yang populer dan lebih kuat dari pada teh hijau yang lembut.

itulah 4 jenis teh yang tentunya nikmat dan memiliki manfaat bagi kesehatan juga.